Tahapan Pengadaan Langsung Barang Menggunakan SPK

Ilustrasi Tahapan Pengadaan Langsung Barang Menggunakan SPK

Cara SPK

Pengadaan Langsung Barang Menggunakan SPK (Sumber : e-learning LKPP)

Berikut langkah-langkah umum untuk Pengadaan Langsung Barang menggunakan SPK :

  1. Setelah PPK memerintahkan proses pengadaan langsung barang, Pejabat Pengadaan (PP) mencari informasi terkait pekerjaan yang akan dilaksanakan dan harga, antara lain melalui media elektronik dan/atau non-elektronik.
  2. Penyedia yang terpilih diundang datang untuk menyampaikan penawaran pada hari yang telah ditentukan.
  3. Pejabat Pengadaan membuka penawaran dan mengevaluasi administrasi dan teknis dengan sistem gugur, melakukan klarifikasi teknis dan negosiasi harga berdasarkan HPS untuk mendapatkan harga yang paling wajar serta dapat dipertanggungjawabkan
  4. Pejabat Pengadaan membuat Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung yang terdiri dari :

a. Nama dan alamat Penyedia;

b. Harga penawaran terkoreksi dan harga hasil negosiasi;

c. Unsur-unsur yang dievaluasi (apabila ada);

d. Hasil negosisasi harga (apabila ada);

e. Keterangan lain yang dianggap perlu; dan

f. Tanggal dibuatnya berita acara.

5. Selanjutnya Pejabat Pengadaan menyerahkan BAHP kepada PPK.

6. Dalam hal negosiasi harga tidak menghasilkan kesepakatan, Pengadaan Langsung dinyatakan gagal dan

     dilakukan Pengadaan Langsung ulang dengan mengundang Penyedia lain.

SPK digunakan untuk Pengadaan Barang sampai dengan Rp. 200.000.000 (Dua Ratus Juta Rupiah)

(Visited 32.930 times, 1 visits today)





11 Comments to Tahapan Pengadaan Langsung Barang Menggunakan SPK

  1. IP-admin berkata:

    jika diatas 200jt bagaimana?

    • @IP-admin : Untuk pengadaan diatas 200jt dilaksanakan melalui Pelelangan sederhana untuk Pengadaan Barang/Jasa Lainnya dan dilaksanakan oleh Pokja ULP yang dimana bukti perjanjiannya menggunakan Surat Perjanjian atau yang biasa kita sebut Kontrak.

  2. MEY berkata:

    Saya pernah mendengar SPK mini . yang hanya terdiri dari 4-9 lembar sa ja, dimana spk mini digunakan untuk pengadaan barang yang otal Rp. 12.juta . apakah penggunaan spk mini ini memang ada di peraturan pak? mohon penjelasannya.

    • AhmadnDamopolii berkata:

      Bu Mey, Pasal 55 Perpres 4 Tahun 2015
      Tanda bukti perjanjian terdiri atas:
      a. bukti pembelian, dmana Pengadaan Barang/Jasa nilainya sampai dengan 10 jt
      b. kuitansi;dmana Pengadaan Barang/Jasa nilainya sampai dengan 50 jt
      c. Surat Perintah Kerja (SPK);dmana Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa lainnya nilainya sampai dengan 200 jt dan untuk Jasa Konsultansi dengan nilai sampai dengan 50 jt
      d. surat perjanjian; dmana Pengadaan Barang/Pekerjaan Konstruksi/Jasa lainnya nilainya diatas 200 jt dan untuk Jasa Konsultansi dengan nilai diatas 50 jt
      e. surat pesanan.Pengadaan Barang/Jasa melalui E-Purchasing dan pembelian secara online

  3. Samsul Hadi berkata:

    pak ahmad mohon bantuanya utk mengirimkan ke email contoh format pengadaan langsung barang dg spk trima kasih sebelumnya

  4. pitono berkata:

    terima kasih bapak, semoga menjadi ladang amal jariyah bapak, amin

  5. samin Deu berkata:

    pak ahmad mohon bantuanya utk mengirimkan ke email contoh format pengadaan langsung barang dg spk trima kasih sebelumnya

  6. riska berkata:

    maaf Bapak, saya mau menanyakan, kalau untuk pengadaan melalui penyedia namun pagu anggaran hanya Rp. 4.160.000, itu sistemnya bagaimana? bisa dijelaskan

  7. Bayu berkata:

    Boleh minta contoh berkas pengadaan langsung dibawah 50jt pak? Tolong di email [email protected] untuk pengadaan cetakan dan barang dibawah 50jt. Terimakasih sebelumnya
    ..

  8. yeni berkata:

    pak ahmad, bagaimana kalau pengadaan barang dengan nilai dibawah 200 jt, sudah berlangsung dan akan melakukan pembayaran ternyata item pekerjaan terebut lupa diumumkan di sirup,, sahkah pekerjaan tersebut?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked as *

*

%d blogger menyukai ini: