Solusi Permasalahan Kontrak Akibat Pengurangan Anggaran

Solusi Pengurangan Anggaran

Solusi Permasalahan Kontrak Akibat Pengurangan Anggaran :

  1. Bayar Utang artinya pekerjaan dilanjutkan sampai dengan selesai dan diserah terimakan pada tahun berjalan, namun untuk sisa pembayaran akibat pengurangan anggaran dibuatkan addendum untuk dilakukan pembayaran di tahun berikutnya dengan sebelumnya di audit oleh Inspektorat/BPKP
  2. Perpanjangan Waktu Kontrak dimana penyedia menyelesaikan seluruh pekerjaan dan diserah terimakan di tahun berikutnya dan pembayaran dilakukan di tahun berikutnya untuk cara ini tidak diperlukan audit
  3. Penghentian kontrak sementara dimana pekerjaan di tahun berjalan dihentikan sementara dan dilanjutkan kembali setelah anggaran tersedia di tahun berikutnya. Kontrak dilakukan addendum kontrak sementara dan diperpanjang sampai tahun berikutnya
  4. Optimalisasi dilakukan dengan menyesuaikan ruang lingkup pekerjaan berdasarkan anggaran maksimal yang tersedia. Namun optimalisasi tidak berlaku untuk kontrak lumpsum, kontrak porsi lumpsum, dan kontrak gabungan lumpsum dan harga satuan
  5. Pemutusan Kontrak dapat dilakukan apabila 4 alternatif solusi diatas tidak terjadi kesepakatan namun Penyedia tidak dikenakan sanksi (denda) pembayaran dilakukan setelah dilakukan audit oleh Inspektorat/BPKP

Untuk solusi Nomor 1, Nomor 2, dan Nomor 3 dapat dilakukan apabila :

  1. ada kesepakatan antara kedua belah pihak yaitu PPK dan Penyedia;
  2. ada kesanggupan PA/KPA untuk menjamin ketersedian anggaran untuk tahun berikutnya;
  3. harga kontrak tetap dan tidak ada kenaikan

Demikian 5 Solusi Permasalahan Kontrak Akibat Pengurangan Anggaran

Untuk lebih jelasnya silahkan simak video berikut :

Semoga bermanfaat 🙂

Sumber Video : Youtube Deputi Hukum Sanggah LKPP Published on Aug 11, 2017

(Visited 41 times, 1 visits today)





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked as *

*

%d blogger menyukai ini: