Swakelola

 
 

Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah melalui Swakelola

Swakelola

Selain melalui pemilihan penyedia barang/jasa, pelaksanaan pengadaan barang/jasa dapat dilakukan dengan swakelola. Swakelola adalah kegiatan Pengadaan Barang/Jasa di mana pekerjaannya direncanakan, dikerjakan dan/atau diawasi sendiri oleh K/L/D/I sebagai penanggung jawab anggaran, instansi pemerintah lain dan/atau kelompok masyarakat. Organisasi Pengadaan Barang/Jasa untuk Pengadaan melalui Swakelola terdiri atas : PA/KPA; PPK; ULP/Pejabat Pengadaan/Tim Pengadaan; dan Panitia/Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan Pekerjaan yang dapat dilakukan dengan Swakelola meliputi: pekerjaan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan/atau memanfaatkan kemampuan teknis sumber daya manusia serta sesuai dengan tugas pokok K/L/D/I; pekerjaan yang operasi dan pemeliharaannya memerlukan partisipasiRead More


Bimtek Swakelola Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Swakelola tidak hanya sekadar melaksanakan pengadaan barang/jasa, tetapi juga tentang merencanakan dan mengawasinya. Lebih jauh lagi kalau kita kupas kata dasar pembentuk swakelola. Kata “swa” berasal dari bahasa sansekerta yang berarti sendiri. Mengutip definisi dari Pasal 1 ayat 20, makna “sendiri” merujuk kepada penanggung jawab anggaran, instansi pemerintah lain, dan/atau kelompok masyarakat. Kata “kelola” merujuk pada pengendalian atau dapat disetarakan dengan kata manage berarti manajemen yang merupakan istilah dalam ilmu ekonomi. Secara generik, pakar manajemen George R. Terry, Manajemen sering disingkat sebagai POAC (planning, organizing, actuating, and controlling). Pemahaman swakelolaRead More


%d blogger menyukai ini: