Jadwal dan Persyaratan Seleksi PPPK Tahun 2019

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Syafruddin dalam Konferensi Pers bersama Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) di Jakarta Selatan, Rabu (19/12/2018) menjelaskan bahwa seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) akan dilakukan dengan sangat terbuka, karena diselenggarakan secara umum yang dapat diikuti oleh seluruh masyarakat dengan batas usia maksimal dua tahun sebelum batas usia pensiun dari jabatan yang akan dilamar. “PPPK / P3K terbuka untuk seluruh profesi ahli yang dibutuhkan secara Nasional dan sangat berpeluang untuk tenaga honorer yang telah lama mengabdi, juga bagi para Diaspora yang kehadirannya dalam birokrasi diharapkan dapat berkontribusi positif bagi Indonesia,” tutur Syafruddin.

Jadwal Seleksi PPPK / P3K

Seleksi Pegawai Pemerintah dengan PerjanjianKerja (PPPK/P3K) dilaksanakan dalam 2 (dua) tahapan di tahun 2019 yaitu :

  1. Jadwal Seleksi PPPK/P3K tahap pertama  akan dilaksanakan pada minggu ke empat bulan Januari 2019
  2. Jadwal Seleksi PPPK/P3K tahap kedua akan dilaksanakan setelah Pemilu bulan April 2019

Tahapan Seleksi PPPK / P3K

Tahapan seleksi PPPK/P3K berdasarkan PP No. 49 Tahun 2018 Pasal 7 Ayat 2 sebagai berikut:

a. Perencanaan;
b. pengumuman lowongan;
c. pelamaran;
d. seleksi;
e. pengumuman hasil seleksi; dan
f.  pengangkatan menjadi PPPK.

Persyaratan Seleksi PPPK / P3K

Sesuai Pasal 16 PP No. 49 Tahun 2018 disebutkan Setiap warga negara Indonesia mempunyai kesempatan yang sama untuk melamar menjadi PPPK untuk JF dengan memenuhi persyaratan sebagai berikut:

  1. Usia paling rendah 20 (dua puluh) tahun dan paling tinggi 1 (satu) tahun sebelum batas usia tertentu pada jabatan yang akan dilamar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  2. tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 (dua) tahun atau lebih;
  3. tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri Sipil, PPPK, Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
  4. tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
  5. memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan jabatan;
  6. memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan sertifikasi keahlian tertentu yang masih berlaku dari lembaga profesi yang berwenang untuk jabatan yang mempersyaratkan;
  7. sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan jabatan yang dilamar; dan
  8. persyaratan lain sesuai kebutuhan jabatan yang ditetapkan oleh PPK.
Baca Juga :  Perka BKN Tata Cara Pemberian Cuti PNS

Jenis Seleksi PPPK / P3K

Seleksi pengadaan PPPK terdiri atas 2 (dua) tahap:
a. seleksi administrasi; dan
b. seleksi kompetensi..

Dalam PP nomor 49 Tahun 2018, ASN yang berstatus PPPK / P3K mendapat fasilitas yang sama dengan PNS. PPPK/P3K memilki kewajiban dan hak yang sama dengan PNS kecuali jaminan pensiun yaitu PPPK mendapatkan perlindungan hari tua, jaminan kesehatan, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, hak atas cuti tahunan, cuti melahirkan, cuti sakit, cuti bersama, serta bantuan hukum.

Download PP Nomor 49 Tahun 2018 Tentang Manajemen Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja

Berbagi Artikel
Tags:

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.