Cara Menjadi Social Media Manager

Istilah manajemen yang berkaitan dengan mengatur kini memiliki perkembangan secara luas. Istilah manajemen akan selalu ada dimanapun kita berada. Salah satu yang terbaru kita kenal yaitu social media manajemen. Orang yang melakukan manajemen itu disebut sebagai social media manager.

Manajemen media sosial tidak hanya tentang memposting konten ke sebuah saluran media sosial semata. Sebagai sebuah analogi, saat ini kita memiliki akun instagram. Maka pertanyaan akan muncul adalah apa yang harus kita lakukan dengan media sosial tersebut?

Manajemen media sosial telah memiliki beberapa peran yang beragam multifungsi. Baik yang beroperasi untuk membantu bisnis mencapai tujuan tertentu. Pekerjaan sebagai sosial media manager bukan sesuatu yang bisa berjalan sendiri, sebab manajemen itu butuh pengendalian yang terarah.

Pada kenyataannya, sebagian orang berpendapat bahwa sosial media memiliki kendali masing-masing, namun sebenarnya tugas dan tanggung jawab media sosial harus menjadi tanggung jawab semua orang. Menurut Amy Crow, salah seorang pakar komunikasi mengatakan memang keterampilan media sosial semakin diperlukan di semua peran. Baik itu sebagai manager ataupun organisasi yang berada dibawahnya.

Skill yang harus dimiliki oleh social media manager

Desain grafis

Menurut Jeff Bullas, artikel dengan gambar menerima 94% lebih dilihat daripada yang tanpa gambar. Buffer mengatakan tweets dengan gambar menerima 18% lebih banyak klik daripada tidak sama sekali, dan penelitian dari Wishpond menunjukkan foto posting di Facebook mendapatkan 120% lebih keterlibatan dari jenis lain dari sebuah postingan.

Untuk bisnis yang menargetkan wanita, millenials, atau remaja, gambar bahkan lebih utama dari segalanya. Platform media sosial visual-sentris yang bertarget seperti  Pinterest dan Instagram memerlukan masuknya gambar asli berkualitas tinggi secara konsisten.

Baca Juga :  Cara Budidaya Ikan Lemon di Aquarium

Untuk alasan ini, lebih penting daripada sebelumnya bahwa manajer media sosial, kamu harus memiliki keterampilan yang diperlukan untuk mengkonseptualisasikan dan membuat gambar eye-catching untuk media sosial dan posting blog kamu. Meskipun tidak perlu untuk memiliki keterampilan photoshop yang canggih, kejelian melihat sebuah karya agar terlihat baik dipandang mata sangat diperlukan.

Menurut Jay Baer, kemampuan untuk berpikir grafis lebih penting daripada keterampilan desain teknis, ada sejumlah paket perangkat lunak yang membantu membuat desain grafis sederhana, sekali pakai gambar media sosial, ada yang lebih dari itu untuk membentuknya kembangkanlah kemampuan berpikir grafis.

Bakat menulis

Seperti dengan produksi grafis, keterampilan menulis lanjutan tidak diperlukan. Namun, seorang manajer media sosial harus memiliki perintah yang baik dari bahasa dan kemampuan untuk mengekspresikan dirinya secara tertulis. Sementara manajer media sosial kamu mungkin tidak menulis posting blog, ia akan berkomunikasi dengan pelanggan setiap hari dan 99% dari komunikasi ini akan dilakukan secara tertulis.

Dapatkah dia jelas menyampaikan ide secara tertulis? Apakah dia mampu mempertahankan suara yang konsisten ketika menulis atas nama perusahaan? Dapatkah kamu menyampaikan gairah dan kegembiraan untuk bisnis atau produk melalui tulisan? Dapatkah kamu mempertahankan profesionalisme terbaik dan menghindari kesalahan tata bahasa atau ejaan yang tidak benar? Semua ada pada bakat menulis untuk menjawabnya.

Berpikir layaknya pelanggan

Dengan lebih banyak pelanggan dari sebelumnya menggunakan media sosial untuk mendapatkan bantuan mempromosikan brand, manajer media sosial seperti kamu harus berpikiran layaknya pelanggan. Memposting ucapan yang bernada atau cerdas, gambar yang memikat, dan konten inspirasional tentu akan menambah konsumen merasa nyaman.

Seorang manajer sosial media tentu sudah memahami bahwa apa yang dimiliki fasilitas secara online adalah bentuk toko yang dimiliki. Oleh sebab itu, berpikir selayaknya pelanggan memungkinkan kita memposisikan diri bagaimana sebaiknya kita dilayani dengan cepat dan ramah. Bahkan apa yang menjadi persoalan bisa diselesaikan dengan baik.

Baca Juga :  Cara Memanfaatkan Media Sosial Untuk Kegiatan Pemasaran Bisnis Anda

Memahami SEO dan konten

Sebagai orang yang terlibat dalam aktivitas keseharian manajemen, promosi dan distribusi konten blog, pemahaman tentang SEO dan pemasaran konten adalah suatu keharusan. Seorang manajer sosial media harus memiliki pemahaman gambaran besar tentang bagaimana blog dan konten media sosial sesuai dengan peringkat pencarian, dan bagaimana semua konten beroperasi dalam bisnis media pemasaran digital.

Sementara jika media sosial mungkin tidak memiliki dampak langsung pada peringkat pencarian, efek itu tidak langsung bisa terbantahkan. Manajer media sosial kamu harus memahami bagaimana jangkauan dan keterlibatan pada dampak media sosial agar tidak hanya seputar lalu lintas rekomendasi dan pendapatan, tetapi tentang SEO juga harus dipahami. Konten adalah lkamusan dari strategi SEO kamu, dan manajer media sosial kamu menjadi juru kunci dan promotor banyak konten tersebut.

Mencari lowongan pekerjaan social media manager

Jika kamu sudah menguasai semua skill yang dibutuhkan, hal yang harus kamu lakukan selanjutnya adalah mencari lowongan pekerjaan. Ada banyak situs penyedia informasi loker yang bisa kamu kunjungi untuk lowongan pekerjaan social media manager, seperti jobstreet, indeed dan trovit.

Semoga bermanfaat 🙂

Profil Penulis : Rahmat Abdul Azis
Pengelola Student Blog: https://blog.ub.ac.id/
Informasi tentang Blogger: Blog mahasiswa Universitas Brawijaya yang akan berbagi beragam informasi menarik seputar Bisnis, SEO & Digital Marketing, Tutorial dan sebagainya

Source Gambar : Flickr.com

Berbagi Artikel
Rate this article!
Tags:
author

Author: 

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.