Tahapan Pengadaan Langsung Barang Menggunakan Bukti Pembelian atau Kuitansi

Dalam tulisan ini akan ditampilkan ilustrasi bagaimana tahapan pengadaan langsung barang menggunakan bukti pembelian (nota) atau kuitansi. Berikut ilustrasinya :

New Picture

Pengadaan Langsung Barang Menggunakan Bukti Pembelian atau Kuitansi (Sumber : e-learning LKPP)

Dari ilustrasi diatas maka tahapan Pengadaan Langsung Barang menggunakan bukti pembelian atau kuitansi adalah sebagai berikut :

    1. Pejabat Pembuat Komitmen memerintahkan Pejabat Pengadaan untuk melakukan proses Pengadaan Langsung
  1. Pejabat Pengadaan melakukan proses Pengadaan Langsung Barang dan dapat memerintahkan seseorang untuk melakukan Proses Pengadaan Langsung Barang yang harganya sudah pasti dan tidak bisa dinegosiasi sekurang-kurangnya meliputi :

a. Memesan Barang sesuai dengan kebutuhan atau mendatangi langsung ke Penyedia Barang/Toko

b. Melakukan Transaksi

c. Menerima Barang

d. Melakukan Pembayaran

e. Menerima bukti pembelian atau kuitansi

f. Melaporkan hasilnya kepada Pejabat Pengadaan


3. Pejabat Pengadaan meneliti dan mempertanggungjawabkan proses pengadaan langsung

4. Pejabat Pengadaan menyerahkan bukti pembelian atau kuitansi kepada PPK

Bukti Pembelian (Nota) digunakan untuk Pengadaan Barang yang nilainya sampai dengan Rp. 10.000.000 (Sepuluh Juta Rupiah)

Kuitansi digunakan untuk Pengadaan Barang yang nilainya sampai dengan Rp. 50.000.000 (Lima Puluh Juta Rupiah)

Contoh Format Pengadaan Barang  dan kuitansi atau Contoh Format

Tulisan selanjutnya : Tahapan Pengadaan Langsung Barang Menggunakan SPK

Berbagi Artikel
Tags:

258 Responses

  1. author

    APRILIADI2 tahun ago

    pada Pejabat pengadaan…. paling tinggi paket yg di proses sampai dengan 200 juta. dengan bukti pembelian sampai 10 cukup faktur, dan sampai 50 cukup kwitansi, diatas 50 juta smp 200 juta pakai SPK. yang ingin saya tanyakan adalah di bawah 50 boleh tidak langsung PPTK/KPA yang langsung proses karena tidak perlu pemilihan penyedia karena cukup kwitansi atau faktur, tanpa harus di proses ke Pejabat Pengadaan lagi. apakah ada yg harus PPBJ tandatangan dokumen lg ? sebab tidak perlu adanya pemilihan penyedia. karena yg pemilihan penyedia dilakukan melalui PPBJ.
    Mohon penjelasanya ya pak khalid… terima kasih sebelumnya.

    Reply
  2. author

    iwan safi2 tahun ago

    Ass. Pak Ahmah

    Mhn contoh kwitansi sebagai bukti perjanjian, misal kontrak nilainya 30 juta.
    email ke : [email protected]
    Mks
    Wassalam

    Reply
  3. author

    simanungkalit2 tahun ago

    Pak mintol diemailkan format utk pengadaan sd 50 juta dab spk untuk pagu sd 200 juta. Trima kasih pak
    [email protected]

    Reply
  4. author

    andri2 tahun ago

    maaf pak minta tolong emailkan juga contoh spk pembelian barang nilai diatas 50jt, terima kasih [email protected]

    Reply
    • author
      Author

      AhmadnDamopolii2 tahun ago

      Siap Pak. Silahkan email dicek. Terima kasih atas kunjungannya

      Reply
  5. author

    Aswien2 tahun ago

    pak mau nanya untuk pengadaan langsung barang yang menggunakan bukti pembelian dan kuitansi. apa ada dokumen pengadaanya?apa cukup dengan bukti pembelian atau kuitansi aja, tanpa ada dokumen apapun

    kemudian perlu HPS dan apa perlu dokumen kualifikasi dari penyedia? termasuk NPWP, pajak terakhir, surat ijin dan akte pendirian?? terima kasih sebelumnya

    Aswien

    Reply

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.