Taman Nasional Komodo, Keajaiban Di Timur Indonesia

Keindahan Taman Nasional Komodo

Pulau Komodo berada di antara pulau Sumbawa dan Flores di timur kepulauan Indonesia. Secara administratif termasuk di Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. 

Pulau Komodo sebagai kawasan konservasi alam untuk Komodo ditetapkan oleh pemerintah Belanda tahun 1915. Tahun 1986 Taman Nasional Komodo ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia dan Man dan Biosphere Reserve (Cagar Biosfer Dunia) oleh UNESCO.

Taman Nasional Komodo terletak di Wallacea Indonesia. Kawasan Wallacea yang dibentuk oleh pertemuan dua benua yang membentuk baris yang unik dari pulau-pulau vulkanik, dan terdiri dari campuran burung dan hewan lain dari kedua benua Australia dan Asia. Pulau itu sendiri memiliki luas total 1.817 kilometer persegi.

Di kawasan konservasi ini, kurang lebih 2500 komodo hidup tersebar di beberapa lokasi pulau Komodo, seperti: Pulau Rinca, Pulau Padar dan Gili Mota. Habitat Komodo naga bebas berkeliaran di padang rumput savana, hutan hujan, pantai berpasir putih, terumbu karang dan pantai air jernih. Terdapat pula hewan lain seperti kuda, kerbau liar, rusa, babi hutan jantan, ular, kera/monyet, dan berbagai jenis burung.

Pemandangan Pulau Padar Komodo

Pemandangan Pulau Padar Komodo

Taman Nasional Komodo juga memiliki pemandangan bawah laut yang indah. Para Diver menyatakan bahwa pulau Komodo merupakan salah satu tempat menyelam terbaik di dunia. Dengan pemandangan bawah laut di mana terdapat 385 spesies karang yang indah, hutan bakau dan rumput laut, serta rumah bagi ribuan ikan, 70 spesies spons, 10 jenis lumba-lumba, 6 jenis ikan paus, penyu hijau, dan berbagai jenis ikan hiu dan ikan pari. Kombinasi dari berbagai vegetasi di taman ini menyediakan lingkungan yang baik untuk berbagai jenis hewan di wilayah ini.

Ada empat desa di Taman Nasional Komodo. Pulau Komodo hanya memiliki satu desa yaitu Desa Komodo, Pulau Rinca memiliki dua desa yaitu Rinca dan Kerora, dan pulau Papagarang memiliki satu desa yaitu desa Papagaran.

Baca Juga :  Tree House Puncak Urongo Danau Tondano Minahasa

Kebanyakan wisatawan yang mengunjungi taman ini adalah wisatawan asing, mereka menyebut Taman Nasional Komodo ini adalah “dunia tersendiri”. Sejauh mata memandang, ada pemandangan alam dengan beberapa pohon-pohon palem sampai ke langit yang memiliki latar belakang rantai vertikal pegunungan, kesan tandus di savana tapi riuh oleh beberapa burung, kuda liar, dan suara reptil raksasa. Berenang dan mandi di bawah matahari dan laut biru Flores adalah dunia tersendiri dan pengalaman yang tak terlupakan bagi para wisatawan.

Sumber : Welcome to Komodo Island

Foto Header : Akato.id

Berbagi Artikel
Tags:
  1. author

    Van3 bulan ago

    Nice place.

    Reply

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.